Tips Memperpanjang Usia Battery Lhitium Jantung Portable di Gadget

Tips Memperpanjang Usia Battery Lhitium Jantung Portable di Gadget

Posted on

Battery Lhitium sangatlah mudah dijumpai dalam kehidupan kita pada abad ini. Semua gadget seperti laptop, kamera, handphone, powerbank, dll membutuh sebuah battery yang jenis lithium sebagai tenaga sumber listriknya. Semua orang pasti mempunyai keinginan baterai yang dimiliki pada gadget masing-masing bisa awet atau berumur panjang sehingga tidak perlu membeli baterai lithium baru dan hargana pun bisa tergolong mahal.

Beberapa mitos yang banyak beredar di masyarakat bukannya membuat panjang usia beterai, tapi malah membuat cepat rusak betarai lithium ini. Nah sekarang admin akan memberikan beberapa info dan tips tentang bagaimana carana baterai lithium kita bisa memiliki umur panjang :

  1. Jangan menghabiskan listrik pada baterai pada saat membeli gadget baru
    Baterai lithium tidak perlu dilakukan discharge dengan cara menghabiskan baterainya, apabila baterai lithium ini listriknya dipakai sampai habis malah akan merusak baterai lithium dan dapat menyebabkan tidak bisa digunakan lagi.
    Sebenarnya, baterai lithium sendiri mempunyai banyak rangkaian pengaman untuk mencegah baterai lithium mencapai kondisi dimana benar-benar terkuras habis sampai tidak bisa digunakan lagi, tetapi terkadang rangkaian tersebut juga tidak berfungsi. Apalagi jika tenaga baterai sudah tidak ada listrik lagi. Baterai lithium yang tidak dicharger berhari-hari  hal ini juga bisa menyebabkan baterai tidak bisa digunakan lagi saat di charge.
  2. Kalibrasi baterai
    Ada waktunya diperlukan untuk menghabiskan daya listrik baterai secara berkala, terutama untuk laptop. Jika anda merasa indikator baterai gadget anda sudah tidak akurat, bisa jad itu pertanda sudah saatnya dilakukan kalibrasi baterai.
    Pergunakan baterai lithium sampai benar-benar habis dan lakuksan isi ulang terhadap baterai sampai terisi penuh. Hal ini dapat mengkalibrasi ulang baterai anda dan membuat indikator baterai lebih menjadi akurat. Hal ini kira-kira perlu dilakukan setiap 30 kali charging atau saat anda merasa bahwa baterai sudah tidak mulai akurat.
  3. Jangan membiarkan baterai berada di suhu tinggi
    Baterai lithium tidaklah kuat terhadap suhu yang sangat tinggi. Apabila anda sering menggunakan laptop dengan memakai listrik sebagai sumbernya tetapi tidak melepaskan baterai lithium, hal ini bisa menyebabkan berkurangnya kapasitas baterai sekitar 60-80 % dari kapasitas aslinya setelah masa penggunaan 1 tahun. Untuk dapat memperpanjang umur baterai, lepaslah baterai lithium yang terdapat pada laptop saat ingin menggunakan listrik sebagai sumber daya.
  4. Menyimpan baterai
    Apabila jika anda berencana untuk tidak menggunakan baterai lithium anda untuk jangka waktu yang lama, lakukan pengisian daya baterai sampai dengan 40% dan tempatkan baterai di tempat yang sejuk. Jangan mengisi daya baterai sampai 100% itu bisa menyebabkan baterai kurang baik, misalnya korosi dibagian dalam. Sebaliknya apabila daya listriknya kurang dari 40% pada saat akan disimpan, seiring waktu daya listrik yang tersimpan akan menurun dengan sendirinya dan kalau sudah mencapai titik terendah, maka baterai tidak dapat digunakan lagi.

Tips ini juga berlaku untuk semua jenis gadget yang menggunakan baterai lithium contonya : smartphone, mainan remote control, powerbank, dll.

NB: Jangan lupa kualitas baterai lithium itu sendiri juga sangat menentukan masa pemakaiannya, karena baterai lithium adalah campuran dari beberapa unsur kimia dimana  setiap pabrik akan mempunyai standar kualitas sendiri yang juga sangat menentukan harga.