Dampak Buruk Junk Food Bagi Kesehatan Tubuh

Dampak Buruk Junk Food Bagi Kesehatan Tubuh

Posted on

Kali ini saya akan membagikan tentang dampak buruk makanan “Junk Food” bagi tubuh. Junk food yang sering biasa disebut makanan instan atau makanan cepat saji yang kini telah berkembang pesat di persaingan perusahaan makanan di Semua Negara. Makanan ini mudah ditemukan terutama di pinggir jalan, karena makanan siap saji ini dinilai sebagian orang lebih efektif terhadap waktu dan mudah ditemukan. Tak cuman itu saja, makanan cepat saji juga memiliki cita rasa yang lezat ditambah lagi harganya yang terjangkau.

Mengapa Junk Food tidak baik untuk kita?

Makanan cepat saji sudah lama mengundang kontroversi di berbagai negara karena terungkapnya beberapa dampak buruk yang ia miliki . Sering mengkonsumsi junk Food meningkatkan asupan lemak yang berlebih, karbohidrat sederhana, dan gula olahan yang dapat menyebabkan resiko obesitas dan penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi diantara masalah kesehatan kronis lainnya. Obesitas yang dihasilkan mungkin mulai menyumbat arteri dan meletakan dasar serangan jantung yang akan datang. Dan juga di ketahui bahwa makanan “junk food” bisa mempengaruhi otak dengan cara yang sama seperti mengkonsumsi obat adiktif. Kecanduan terhadap junk food bahkan dapat mengakibatkan penolakan pilihan makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, salad, dll. Yang menyebabkan kurangnya makanan.

Makanan “junk food“ bisa mengundang berbagai jenis penyakit ditubuh kita, seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, kanker, dll… Dampak buruk tersebut karena junk food mengandung zat-zat berbahaya di dalamnya seperti mie instan yang mengandung lilin pada mie tersebut. Tak hanya disitu, nyatanya di dalam makanan cepat saji terkandung bahan pengawet dan penyedap makanan yang bisa disebut micin.

Fenonema kata micin kini mendadak kerap digunakan para remaja hingga dewasa bila seseorang mengalami hal-hal yang kurang normal. Maksudnya adalah seperti seseorang yang telat berpikir, lama menjawab bila diajak bicara dan lain sebagainya. Tak bisa dielakan, makanan cepat saji memang mengandung zat berbahaya seperti yang diungkapkan diatas.

Banyak penelitian sudah membuktikan bahwa keseringan mengkonsumsi makanan cepat saji memang tidak berdampak secara langsung ke tubuh. Karena, makanan- makanan cepat saji yang dikonsumsi akan tertimbun di dalam tubuh yang kemudian akan menjadi penyebab timbulnya penyakit mematikan seperti kanker. Tak hanya kanker penyakit lainnya seperti ginjal , stroke, usus buntu.

Lantas bagaiman caranya agar terhindar dari hal tersebut?

Maka jika anda termasuk hobi mengkonsumsi makanan cepat saji kurangilah hal itu dan mulai menyayangi tubuh anda sendiri. Perlu diketahui bahwa salah satu kandungan di dalam makanan cepat saji yaitu lilin sulit dicerna tubuh. Lilin dapat merusak prinsip kerja sistem pencernaan tubuh sehingga makanan yang mengandung lilin akan dicerna dengan waktu minimal dua hari.

Untuk kesehatan yang lebih baik, sebaiknya kita mulai harus menghindari jenis makanan siap saji dan mulai makan buatan sendiri, kita harus menghindari minuman dingin dan mulai minum teh hijau yang bermanfaat bagi kita.

Tetap hidup bebas penyakit dan tetap sehat, karena kesehatan adalah hal yang paling enak.