Bahaya Waxing yang Jarang Diketahui Wanita

Bahaya Waxing yang Jarang Diketahui Wanita

Posted on

Banyak Wanita yang jarang mengetahui apa saja bahaya Waxing. Padahal banyak sekali wanita yang tergiur untuk mencoba tren waxing atau menghilangkan bulu – bulu yang ada di tubuh dengan menggunakan lilin kulit atau lelehan gula karena sering dianggap sebagai sebuah keharusan demi dapat mendapatkan kulit halus dan tidak berbulu.

Namun, sebelum untuk memutuskan mencabut habis bulu di tubuh, sebaiknya sista kenali dulu bagaimana bahaya tentang waxing bagi kesehatan. Penasaran? Mari simak penjelasan lengkap berikut ini.

  1. Memicu ruam
    Jika Sista tertarik mencoba waxing, maka Sista harus juga mewaspadai dampak buruk tentang waxing yang pertama, yaitu dapat menimbulkan risiko ruam pada kulit. Ruam yang pada umumnya ditandai oleh rasa gatal, benjol, dan kulit yang terlihat bersisik atau terkelupas biasanya dipicu oleh penggunaan wax yang terlalu banyak mengandung senyawa kimia yang tidak cocok untuk kulit Sista.
  2. Menyebabkan infeksi
    Kalau proses waxing dilakukan terlalu sering, maka risiko sista mengalami infeksi kulit pun akan semakin besar. Hal ini karena bahan kimia yang terkandung di dalam Wax akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh Sista. Bagaimana tidak, karena rambut tubuh dibuang, zat asing akan mudah masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit yang terbuka.
  3. Menyebabkan memar dan pendarahan
    Dari banyak jenis, bikini waxing membuang bulu di area kemaluan adalah merupakan jenis yang paling sering dipilih, apalagi bagi mereka yang berniat mengenakan pakaian renang yang terbuka. Namun tahukah Sista bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan timbulnya memar serta pendarahan? Ya, Waxing di area yang sensitif termasuk di alat kelamin akan meningkatkan risiko kulit Sista menjadi memarĀ  serta pendarahan yang biasanya ditandai dengan munculnya benjolan yang mirip bisul kecil berwarna kemerahan. Bagaimana, seram bukan?
  4. Menurunkan elastisitas kulit
    Banyak yang belum mengetahui bahwa salah satu dampak dari waxing adalah kulit dapat kehilangan elastisitasnya sehingga rentan berkerut. Kenapa bisa? Itu disebabkan karena dalam proses waxing bukan hanya kulit tubuh akan sering tertarik, namun minyak alami yang terkandung di dalamnya pun akan turut berkurang.
  5. Bulu tumbuh tidak beraturan
    Hindarilah kebiasaan waxing terlalu sering, terutama jika dilakukan tanpa bantuan dengan ahlinya! Kenapa? Karena menurut Krant, M.D seorang ahli dermatologi dari for Smith, ark hal tersebut dapat menyebabkan gangguan kulit yang disebut Pseudofilliculitis. Intinya, Kondisi ini disebabkan oleh folikel rambut yang tumbuh berlawanan, yaitu melengkung ke arah dalam.
  6. Menimbulkan alergi
    Banyak kasus, waxing terbukti bahwa waxing memicu alergi. Hal ini disebabkan karena sistem imun pada beberapa orang menolak paparan bahan kimia tertentu yang terkandung di dalam wax. Untuk menghindari kejadian buruk ini, sebaiknya sista yang terpaksa melakukan waxing dapat memilih lilin yang terbuat dari bahan alami , seperti gula, atau madu yang dengan cara dipanaskan.
  7. Meningkatkan risiko IMS ( Infeksi menular seksual)
    Nah yang terakhir, waxing dipercaya banyak pihak dapat meningkatkan risiko ims ( infeksi menular seksual). Ini sejalan dengan pernyataan Emily Gibson, Seorang direktur Medis Western Washington University yang mengemukakan bahwa luka terbuka yang diakibatkan oleh waxing terbukti meningkatkan risiko penyebaran penyakit herpes dan HIV.

Nah itulah bahaya dari waxing bagi kesehatan yang harus Anda atau Sista ketahui. Sejatinya, untuk mengikuti tren kecantikan yang ideal adalah jika tren kencantikan itu sudah terbukti aman. Karena tubuh yang sehat merupakan harta paling berharga. Semoga artikel ini bermanfaat!